Welcome...
Kamis, 21 November 2013
Rabu, 06 November 2013
Devosi
Ada beberapa arti dari Devosi, antara lain :
- Devosi adalah suatu sikap bakti berupa penyerahan seluruh pribadi kepada Allah dan kehendak-Nya sebagai perwujudan cinta kasih, atau yang lebih lazim: Devosi adalah kebaktian khusus kepada berbagai misteri yang dikaitkan dengan pribadi tertentu. Contoh Devosi seperti : Devosi kepada sengsara Yesus, Devosi kepada hati Yesus, Devosi kepada Sakramen Maha kudus, Devosi kepada Maria, dan lain-lain.
- Devosi adalah bentuk doa yang bukan menjadi ‘bagian resmi’ liturgi umum Gereja, tetapi menjadi bagian-bagian dari praktik-praktik kerohanian yang terkenal dari umat Katolik. Devosi Katolik, meliputi penghormatan kepada orang suci (Santo/santa). Beberapa devosi Katolik meliputi Rosario, Jalan Salib, Hati Kudus Yesus, Cinta Kudus Yesus, Relik tubuh orang suci, Hati Maria tak bernoda, Ratu Giadalupe Kami, doa-doa novena bagi berbagai orang suci (santo/santa), ziarah-ziarah dan devosi-devosi kepada Sakramen suci, penghormatan kepada tokoh-tokoh Gereja Katolik Timur, dsb.
- “Devosi adalah kesigapan dan kegairahan hidup rohani, yang melaluinya kasih bekerja di dalam kita, ataupun kita di dalamnya, dengan cinta dan kesiapsiagaan; dan seperti halnya kasih memimpin kita untuk menaati dan memenuhi semua perintah Tuhan, maka devosi memimpin kita untuk menaati semua itu dengan segera dan tekun…. Dan seperti devosi terdapat dalam kasih yang sempurna, maka devosi tidak hanya membuat kita aktif, bersedia, dan rajin/ tekun dalam melaksanakan perintah Tuhan, tetapi terlebih lagi devosi mendorong kita untuk melakukan semua perbuatan baik dengan penuh semangat dan kasih, bahkan perbuatan- perbuatan yang tidak diharuskan, tetapi hanya dianjurkan ataupun disarankan.” (lih. St. Francis de Sales, An Introduction to the Devout Life, (Rockford, Illinois: TAN books and Publishers, 1942), p. 3)
- “istilah devosi digunakan untuk menggambarkan praktek eksternal (doa-doa, lagu- lagu pujian, pelaksanaan suatu kegiatan rohani yang berkaitan dengan waktu- waktu atau tempat- tempat tertentu, insignia, medali, kebiasaan- kebiasaan). Dihidupkan oleh sikap iman, praktek- praktek tersebut menyatakan hubungan yang khusus antara umat beriman dengan Pribadi Allah [Allah Bapa, Putera dan Roh Kudus] atau kepada Perawan Maria yang terberkati, dalam hak- hak istimewanya tentang rahmat dan segala sebutannya yang mengekspresikan keistimewaan tersebut, atau dengan para Santo/a di dalam konfigurasi mereka dengan Kristus atau di dalam peran mereka di dalam kehidupan Gereja.”
Ringkasan berdasarkan sumber : http://www.imankatolik.or.id/pengertian-arti-devosi.html , http://katolisitas.org/6191/devosi-apakah-itu & id.wikipedia.org/wiki/Devosi_Katolik
Perkamen
Perkamen adalah media untuk menulis yang di buat dari kulit binatang. Yang biasanya di pakai ialah kulit sapi, kambing, biri-biri, domba, dan keledai. Perkamen biasanya digunakan sebagai halaman dalam sebuah buku, kodeks, atau naskah.
Kata perkamen sendiri di ambil dari kota Yunani, Pergamon atau Pergamos yang sekarang terletak di Turki dan bernama Bergama.
Perkamen berbeda dengan kulit yang di pakai sebagai bahan. Meski perkamen dalam proses pembuatannya direndam di dalam air kapur, perkamen tidak di samak. Sehingga perkamen, peka terhadap kelembaban udara dan tidak tahan air.
Dalam bahasa inggris perkamen, “Parchment”. Perkamen telah digunakan semenjak 200tahun SM.
Jenis-jenis perkamen, menurut jenis bahan :
Proses pembuatan perkamen
Kata perkamen sendiri di ambil dari kota Yunani, Pergamon atau Pergamos yang sekarang terletak di Turki dan bernama Bergama.
Perkamen berbeda dengan kulit yang di pakai sebagai bahan. Meski perkamen dalam proses pembuatannya direndam di dalam air kapur, perkamen tidak di samak. Sehingga perkamen, peka terhadap kelembaban udara dan tidak tahan air.
Dalam bahasa inggris perkamen, “Parchment”. Perkamen telah digunakan semenjak 200tahun SM.
Jenis-jenis perkamen, menurut jenis bahan :
- Perkamen Uterine, perkamen yang di buat dari kulit binatang yang belum lahir. Kulit dalam rahim binatang merupakan bahan kulit yang tipis dan kuat
- Perkamen Goldbeater, perkamen jenis ini di buat dari kulit sapi. Jenis perkamen ini di proses dan di bentuk sama seperti perkamen biasa. Jenis perkamen Goldbeater ini tipis, kuat dan dapat dilebarkan tanpa menyebabkan kerusakan
- Perkamen transparan, digunakan untuk menuskrip agar menjadikannya lebih dekoratif.
Proses pembuatan perkamen
- Pemilihan kulit
- Mencuci kulit
- Perendaman
- Menghilangkan bulu
- Merendam dan mencuci kembali
- Peregangan
- Pengeringan
Kelebihan dan Kekurangan Perkamen
#Perkamen tidak mengandung asam yang tinggi, sehingga tidak mudah berubah warna.
#Fleksibel, karena dapat digunakan di kedua sisinya
#Mudah dibaca dan dikoreksi kembali
#Proses waktu pembuatan keseluruhan perkamen lebih lama.
Sumber dari : http://tamarasusetyofibui.blogspot.com/2007/09/kelompok-perkamen.html , id.wikipedia.org/wiki/Perkamen , http://sejarah.kompasiana.com/2013/10/20/fakta-fakta-menarik-mengenai-material-tulisan-pada-abad-pertama-masehi-602293.html
#Perkamen tidak mengandung asam yang tinggi, sehingga tidak mudah berubah warna.
#Fleksibel, karena dapat digunakan di kedua sisinya
#Mudah dibaca dan dikoreksi kembali
#Proses waktu pembuatan keseluruhan perkamen lebih lama.
- FAKTOR INTERNAL & EKSTERNAL
Durabilitas: Perkamen memiliki kemampuan untuk menyerap dan mengeluarkan uap yang sangat tinggi. Hal ini mengakibatkan perkamen mudah rusak apabila kelembaban tidak sesuai. Apabila kelembaban udara sekitarnya tinggi, maka perkamen tidak akan bertahan lama (basah). Sedangkan apabila kelembaban udara disekitarnya rendah, perkamen akan menjadi kering dan mudah rusak sehingga tinta atau cat yang berada di permukaan perkamen akan mengelupas. - Cahaya: perkamen akan mengalami kekeringan sehingga mudah hancur.
- Panas: apabila perkamen terlalu sering terkena panas, maka akan berkerut-kerut.
- Serangga: serangga cenderung mengkonsumsi perkamen dengan menggigiti pinggiran perkamen sehingga meninggalkan kerusakan yang terlihat jelas.
Sumber dari : http://tamarasusetyofibui.blogspot.com/2007/09/kelompok-perkamen.html , id.wikipedia.org/wiki/Perkamen , http://sejarah.kompasiana.com/2013/10/20/fakta-fakta-menarik-mengenai-material-tulisan-pada-abad-pertama-masehi-602293.html
Papirus
Papirus adalah tanaman air yang di kenal sebagai bahan untuk membuat kertas pada zaman kuno. Tanaman ini umumnya di jumpai di tepi dan lembah sungai Nil, Mesir. Pada masa rasul-rasul mereka juga menulis di dalam Papirus. Ia dapat tumbuh mencapai ketinggian lima hingga tujuh kaki.
Untuk menjadikan pelepah papirus itu menjadi “kertas”, mereka memotong pelepahnya menjadi beberapa bagian dengan ukuran kira-kira dari ujung jari tangan hingga siku. Kulitnya dibuang, lalu bagian dalamnya diiris menjadi lempengan tipis. Setelah beberapa langkah detail dilakukan, irisan papirus yang melempeng itu dijemur.
Bahasa Yunani dari Papirus itu sendiri adalah Biblos. Dari kata tersebut muncul lah kata “Bible” (bahasa inggris)
nama ilmiah papirus adalah Cyperus papyrus
Jadi ketika orang-orang Kristen memanggil “kertas-kertas” berisi surat-surat dari para rasul, dan ketika mereka memelajari Kitab-kitab terdahulu yang telah ditulis ulang pada media ini, maka mereka memanggilnya Biblos.. maka dari situlah kata “Bible” muncul.
Sumber dari : http://hakadosh.wordpress.com/tag/papirus/ http://sejarah.kompasiana.com/2013/10/20/fakta-fakta-menarik-mengenai-material-tulisan-pada-abad-pertama-masehi-602293.html & id.wikipedia.org/wiki/Papirus ^^~ God Bless Us :)
Untuk menjadikan pelepah papirus itu menjadi “kertas”, mereka memotong pelepahnya menjadi beberapa bagian dengan ukuran kira-kira dari ujung jari tangan hingga siku. Kulitnya dibuang, lalu bagian dalamnya diiris menjadi lempengan tipis. Setelah beberapa langkah detail dilakukan, irisan papirus yang melempeng itu dijemur.
Kata “paper” sendiri berasal dari kata “papirus”
Bahasa Yunani dari Papirus itu sendiri adalah Biblos. Dari kata tersebut muncul lah kata “Bible” (bahasa inggris)
nama ilmiah papirus adalah Cyperus papyrus
Jadi ketika orang-orang Kristen memanggil “kertas-kertas” berisi surat-surat dari para rasul, dan ketika mereka memelajari Kitab-kitab terdahulu yang telah ditulis ulang pada media ini, maka mereka memanggilnya Biblos.. maka dari situlah kata “Bible” muncul.
Sumber dari : http://hakadosh.wordpress.com/tag/papirus/ http://sejarah.kompasiana.com/2013/10/20/fakta-fakta-menarik-mengenai-material-tulisan-pada-abad-pertama-masehi-602293.html & id.wikipedia.org/wiki/Papirus ^^~ God Bless Us :)
Langganan:
Komentar (Atom)



