Ada beberapa arti dari Devosi, antara lain :
- Devosi adalah suatu sikap bakti berupa penyerahan seluruh pribadi kepada Allah dan kehendak-Nya sebagai perwujudan cinta kasih, atau yang lebih lazim: Devosi adalah kebaktian khusus kepada berbagai misteri yang dikaitkan dengan pribadi tertentu. Contoh Devosi seperti : Devosi kepada sengsara Yesus, Devosi kepada hati Yesus, Devosi kepada Sakramen Maha kudus, Devosi kepada Maria, dan lain-lain.
- Devosi adalah bentuk doa yang bukan menjadi ‘bagian resmi’ liturgi umum Gereja, tetapi menjadi bagian-bagian dari praktik-praktik kerohanian yang terkenal dari umat Katolik. Devosi Katolik, meliputi penghormatan kepada orang suci (Santo/santa). Beberapa devosi Katolik meliputi Rosario, Jalan Salib, Hati Kudus Yesus, Cinta Kudus Yesus, Relik tubuh orang suci, Hati Maria tak bernoda, Ratu Giadalupe Kami, doa-doa novena bagi berbagai orang suci (santo/santa), ziarah-ziarah dan devosi-devosi kepada Sakramen suci, penghormatan kepada tokoh-tokoh Gereja Katolik Timur, dsb.
- “Devosi adalah kesigapan dan kegairahan hidup rohani, yang melaluinya kasih bekerja di dalam kita, ataupun kita di dalamnya, dengan cinta dan kesiapsiagaan; dan seperti halnya kasih memimpin kita untuk menaati dan memenuhi semua perintah Tuhan, maka devosi memimpin kita untuk menaati semua itu dengan segera dan tekun…. Dan seperti devosi terdapat dalam kasih yang sempurna, maka devosi tidak hanya membuat kita aktif, bersedia, dan rajin/ tekun dalam melaksanakan perintah Tuhan, tetapi terlebih lagi devosi mendorong kita untuk melakukan semua perbuatan baik dengan penuh semangat dan kasih, bahkan perbuatan- perbuatan yang tidak diharuskan, tetapi hanya dianjurkan ataupun disarankan.” (lih. St. Francis de Sales, An Introduction to the Devout Life, (Rockford, Illinois: TAN books and Publishers, 1942), p. 3)
- “istilah devosi digunakan untuk menggambarkan praktek eksternal (doa-doa, lagu- lagu pujian, pelaksanaan suatu kegiatan rohani yang berkaitan dengan waktu- waktu atau tempat- tempat tertentu, insignia, medali, kebiasaan- kebiasaan). Dihidupkan oleh sikap iman, praktek- praktek tersebut menyatakan hubungan yang khusus antara umat beriman dengan Pribadi Allah [Allah Bapa, Putera dan Roh Kudus] atau kepada Perawan Maria yang terberkati, dalam hak- hak istimewanya tentang rahmat dan segala sebutannya yang mengekspresikan keistimewaan tersebut, atau dengan para Santo/a di dalam konfigurasi mereka dengan Kristus atau di dalam peran mereka di dalam kehidupan Gereja.”
Ringkasan berdasarkan sumber : http://www.imankatolik.or.id/pengertian-arti-devosi.html , http://katolisitas.org/6191/devosi-apakah-itu & id.wikipedia.org/wiki/Devosi_Katolik
Tidak ada komentar:
Posting Komentar